Khusus Dewasa (+18)

” TIDAK PERLU BOM UNTUK MENGHANCURKAN INDONESIA

Berdasarkan observasi Yayasan Kita dan Buah Hati, kasus kecanduan  terhadap pornografi banyak dijumpai dikalangan anak remaja Indonesia.

Dalam seminar yang bertajuk ” Memahami Dahsyatnya Kerusakan Anak Akibat Kecanduan Pornografi dan Narkoba dari Tinjauan Kesehatan Intelegensia ” dikatakan oleh Ketua Pelaksananya Elly Risman M.Psi bahwa bila perilaku tidak senonoh tersebut terus dilakukan, seorang anak dapat menjadi adiktif.

Karyanya tulisannya yang berjudul   ” Tidak Perlu Bom Untuk Menghancurkan Indonesia” mengatakan bahwa kerusakan otak akibat film porno ini dapat dibuktikan secara fisik dan radiologi, serta dalam bentuk gangguan perilaku si anak. Sebenarnya, kerusakan otak karena narkoba lewat mata (visual crack cocaine) jauh lebih dahsyat ketimbang jenis semua narkoba dan bila kondisi ini terus berlarut, dapat mendegradasi kemampuan intelegensia anak, yang lebih dikhawatirkan lagi adalah perilaku yang menyimpang tersebut akan menerabas tatanan nilai dimasyarakat.

Pada kesempatan yang sama Kepala Pusat Intelegensia Departemen Kesehatan, dr.H.Jofizal Jannis.SpS(K) juga mengatakan, lazimnya,perilaku anak yang kecanduan pornografi bukanlah aksi tunggal, dimana diera digital, informasi (negatif) yang datang mengalir deras dan berulang dapat membentuk persepsi dan perilaku anak. Otak sebagai organ pengolah informasi menerima apa yang dilihat dan didengar, kemudian memprosesnya sesuai dengan kapasitas dan kemampuan intelegensia, apalagi otak itu adaptif dan fleksible. Dikatakan juga otak anak kecil berbeda dengan otak dewasa yang sudah banyak dijejali berbagai informasi. Otak anak relatif lebih kosong sehingga rentan terkontaminasi.

Menurut Kepala Depatemen Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dr.Diatri Nari Lestari,SpS, adiksi pornografi kepada anak adalah perilaku yang tidak normal dan hal itu dapat menyebabkan bagian tengah depan otak menyusut dan akan  mempengaruhi perilaku anak.

Saat anak memperoleh ekstase dari pornografi, fungsi eksekutif pada otak anak bakal terpengaruh. Anak sulit konsentrasi dalam belajar karena reseptor dopaminnya telah diisi hal-hal berbau pornografi”. Pornografi mengacaukan proses retensi dalam jangka panjang pada memori anak” . Retensi adalah kemampuan otak seseorang menahan informasi yang diserapnya. Bila seorang anak telah kecanduan pornografi dan tiba-tiba dihentikan dapat menyebabkan perilaku yang menyimpang dari si anak tersebut.

Hal senada juga dikatakan oleh ahli bedah saraf Rumah Sakit San Antonio, Amerika Serikat, Donald L.Hilton Jr, adiktif pada manusia , termasuk anak, bermuara keperubahan sirkuit otak. Sel otak yang memproduksi dopamin menjadi mengecil, sehingga sel tersebut mengerut dan tidak dapat berfungsi normal. Dan gangguan inilah yang membuat neurotransmitter pengirim pesan kimiawi pada otak menjadi terganggu.

Berdasarkan hasil studi konselor Remaja Yayasan Kita dan Buah Hati terhadap 1.625 siswa kelas IV-V Sekolah Dasar Se Jabodetabek sepanjang tahun 2008, , terungkap 66% dari mereka pernah melihat pornografi lewat berbagai media, dengan rincian24% melihat lewat komik, 18% video game, 16% situs porno, 14% film, 10% DVD dan VCD, 8% telephone genggam dan 4%-6% majalah dan koran.

Alasan mereka melihat pornografi, sebanyak 27% sekedar iseng, 14% terbawa teman dan takut dibilang kuper.

Ironisnya, banyak dari mereka yang mengakses pornografi tersebut dari rumah sendiri, yaitu 36%, dan 18% melalui Warnet serta 12% dari rumah teman. Artinya jika diratio satu dari dua anak belia tersebut melihat adegan vulgar (pornografi) di kamarnya sendiri….(weleh…weleh)

Dari pertemuan yayasan yang dipimpin oleh Elly Risman M.Psi tersebut dengan puluhan ribu orangtua di 28 provinsi, ditemukan hanya 10% dari orangtua tersebut yang mengerti dan paham tentang teknologi informasi yang dipakai oleh anaknya. Berdasarkan data-data  tersebut, perlu dipertanyakan Dimanakah fungsi kontrol keluarga, khususnya orang tua ? dan artinya benar apa yang dikatakan, tidak perlu bom untuk menghancurkan bangsa ini…

MARI LAKUKAN AKSI NYATA MEMUTUSKAN MATA RANTAI SITUS-SITUS PORNO

(Rangkuman dari tulisan Heru Triyono di Harian Koran Tempo)
  1. 15/02/2012 pada 1:40 am | #1

    kajunk

  2. yansu bagus
    22/02/2012 pada 11:48 pm | #3

    Anak jaman skrng lbh maju …n pinter mengakses berbagai situs..peran orang tua sngt penting dlm hal ini..!!!!!

  3. 24/02/2012 pada 8:14 pm | #4

    sexsy bangettttttttttttt

  4. 28/02/2012 pada 7:16 am | #7

    perkembangan pengetahuan semakin maju, namun perlu kontrol kepada anak harus semakin peka

  5. Pink.pink.ho
    01/03/2012 pada 6:30 pm | #8

    Mari kita galakkan situs porno. Karena p0rno adalah seni dan pembelajaran . Porn0 yg identik dgn sex adalah ibarat makanan yg bergizi tinggi dgn kandungan penuh serat yg bermanfaat. Wkwkwkwkwkwk. . .

  6. 01/03/2012 pada 10:55 pm | #9

    bener sekali ulasan anda,,

  7. trimo balikpapan
    04/03/2012 pada 3:25 am | #10

    buat para blogers, ajarin para ortu caranya ngontrol anak2, situs apa aja yang telah dibuka oleh anak2, saya yakin yang lain sudah pada mahir. bagaimana dengan yang lainnya, mungkin kurang mahir dan mungkin ada yg masih GAPTEK kaya aku.
    ma kasih

  8. guwemanis123
    05/03/2012 pada 9:20 pm | #11

    kta sbagai bngsa indonesia patut prihatin ats prilaku yang tdak lazim di lakukan olh ank2 ,dan ortu wajib mngkontrol tindakn ank nya

  9. cianghai
    06/03/2012 pada 11:27 am | #12

    yang berperan penting adalah kedua orang tua terhadap apa yang dilakukan anak-anak mereka………..

  10. 08/03/2012 pada 11:44 am | #13

    ya di butuhkan pengawasan agar generasi muda ga terjerumus

  11. 14/03/2012 pada 5:25 pm | #14

    WAJIB DIMUSNAHKAN …!!

  12. azis
    20/03/2012 pada 9:29 am | #15

    semua tergantung pada individu dan daya tangkap seseorang, karna jika segala sesuatu dibarengi dengan positif thinking dan edukasi yang cukup maka semua akan baik-baik saja.buktinya dinegara negara2 free sex tidak masalah.malahan kebanyakan negara yang menganut free sex itu semua negara maju..semua tergantung pada edukasi dan knowledge. .masalah utama dalam NKRI kita sebenarnya adalah lumpuhnya pendidikan!!!

  13. 21/03/2012 pada 9:11 pm | #16

    saling menjaga dan mengingatkan keluarga dan teman tentang bahaya fornografi

  14. ronei
    24/03/2012 pada 2:22 pm | #17

    ohhhhhhhhhhhhhhhhhh

  15. Pemberantas porno
    29/03/2012 pada 9:25 am | #18

    Bom efeknya mati langsu g , lapek efeknya hancur sampai ke akar akarnya.

  16. 03/04/2012 pada 11:13 am | #19

    tertarik sex ya normal.tdk tertarik.itu mah tdk normal

  17. 05/04/2012 pada 1:27 pm | #20

    setujuuu

  18. 06/04/2012 pada 5:19 pm | #21

    Masukin k pesantren aja

  19. 06/04/2012 pada 8:17 pm | #22

    setuju saya dg sobat.

  20. 01/05/2012 pada 2:52 pm | #23

    Khusus Dewasa 18 Tahun Tapi Tetap Aja Di Bawah Umur Penasaran n Suka yang Hot2

  21. zag
    11/05/2012 pada 7:04 am | #24

    lha nie slh stu pornografi…..
    gtu m brntas,mlh anda bkin blog isi nyrempet porno…….aneh.

  22. 12/05/2012 pada 11:32 am | #25

    Semuanya Setuju deh Yep…..

  23. 13/05/2012 pada 3:22 pm | #26

    aku juga setuju memang negara kita berada di peringkat 1 sebagai pembuka situs porno di dunia

  24. 15/05/2012 pada 1:50 am | #27

    pembuka n0 1 waduhhhhh….. pantesan banyak pencabulan

  25. 24/05/2012 pada 1:17 pm | #28

    bnerrrrr yeeeeep

Comment pages
1 10 11 12 284
  1. 16/03/2009 pada 3:20 pm | #1
  2. 20/04/2009 pada 8:58 pm | #2
  3. 29/06/2009 pada 2:09 pm | #3
  4. 20/09/2009 pada 1:05 pm | #4
  5. 14/01/2010 pada 4:43 pm | #5
  6. 27/09/2010 pada 1:14 pm | #6
  7. 27/09/2010 pada 2:02 pm | #7
  8. 02/12/2011 pada 11:08 pm | #8
  9. 12/01/2012 pada 12:00 pm | #9
  10. 02/02/2012 pada 9:43 pm | #10
  11. 12/03/2012 pada 10:17 am | #11

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 275 pengikut lainnya.