Din Syamsudin: Saya Punya 3 Account Facebook, Muhammdiyah Juga Ada Jemaah Facebookiyah
Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin menolak jika Facebook (FB) diharamkan. Alasannya Facebook justru dinilai memiliki banyak manfaat seperti juga telephone atau handphone yang dapat digunakan sebagai sarana komunikasi lainnya.
“Saya juga pengguna Facebook, malahan teman saya sudah memiliki teman sebanyak 15.000. Account saya sudah tiga dan Muhammadiyah juga ada jemaah Facebookiyah,” ujar Din Syamsudin.
Din Syamsudin juga mengatakan bahwa tidak semua hal dapat dimasukkan dalam hukum/fikih dengan hanya melihat hal positif atau negatifnya saja dan tanpa melihat aspek yang lebih luas.
Karenanya ia mengingatkan kepada para ulama agar tidak terjebak masuk keranah (FB) dan melihat halal dan haramnya. “Para ulama sebaiknya mengurusi fatwa yang strategis seperti mengentaskan kemiskinan atau memberantas kemalasan umat,” katanya.
Ditempat terpisah puluhan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta juga menolak Facebook dinyatakan haram. Mereka menggelar aksi demo dengan membawa sejumlah poster diantaranya berbunyi “Selamatkan anak Bangsa Dari Larangan Facebook, Facebook Koq Haram ? “
Menurut koordinator aksi, Ahmad Zaenuddin, para mahasiswa selama ini dapat kembali menjalin silaturahmi dengan teman-temannya yang lain berkat adanya Facebook.
Weleh…Weleh…Facebook Koq Diurusin Sih ?
Fatwa Tentang Korupsi Saja…Berani Ngak ?

Iya ada ada aja …. untung saya gak punya facebook, bukan takut haram, tapi takut ngetop.
*dibekep*
weleh-weleh pak din punya 3 accoun dan ada jamaah fasbukiyah juga…. tidak takut bid’ah…, facebook bid’ah lo..,….. kullu bid’atin dhollah, wa kullu dholalah finnar.
Kali ini saya sependapat dengan Din Syamsudin.
yang haram itu bukan FBx tpi perilaku yang menyalahgunakan itu yang menjdi haram…
saya setuju dengan Din Syamsudin
Kalo rokok diharamkan, kyainya yg ga mau. Aneh, mau enaknya sendiri aja….
face book banyak yang halalnya lho bossss……itu kan yang bilang haram cuma inisiatif orang yang negative thinking coy….
Posting ini jelas-jelas ngawur, wong korupsi itu sama dengan mencuri, sudah jelas haram koq diminta fatwanya. Apa membunuh perlu diminta fatwa? Yang dilarang bukan Facebook semata, tapi semua media elektronik, dan bukan medianya tapi perbuatannya. Kegiatan ber-FB yang tidak produktif itu sama artinya dengan kemalasan umat, seperti kata Din Syamsudin harus diberantas. Lain kali posting jangan ngawur.
facebookiyah???aneh ya..hihi..gak pengen add friend
Iya. kata haram memang harus diporporsikan secara tepat dan mendasar. Jangan sampai kita terjebak pada hal-hal yang bersifat kasuistisnya belaka. Tapi mari dilihat dengan kacamata maslahat, jika qt mau mendayagunakan facebook dengan benar dan morivasi serta niatan baik, maka karya qta pun pasti ada manfaatnya. sy jg tdk menyalahkan bagi yg berbeda pendapat dlm hal ini, tapi mari kita saling menghargai pendapat diantara pikiran2 kita yg variatif.
Iya pak kenapa hal-hal yang dapat diajdikan sarana untuk meajukan pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan teknologi bagi anak bangsa selalu diperspalkan, dan terlau kecil untuk bahan kajian MUI masih masalah-masalah bangsa yang harus diperjelas dengan tugas utama MUI ini tanks
mendingan bikin fatwa korupsi,,
yang korupsi di atas seratus juta harus di gantung
yang korupsi di atas satu miliar penggal kepalanya
yang korupsi di atas sepuluh miliar seret pake kuda selama 6 jam
biar pada mampus tuh koruptor
Emang di INDONESIA Ada yang halal brur…..!!!!!!!!
Tiap detik saya menerima hal-hal yang haram………..!!
Truth ..sepertinya di hatiumu tidak ditemukan ketenangan ya gw turut prihatin. Makin lw bc Injil makin lw comparasi dng Qur’an mekin kalutlah dirimu.
Coba tanya trik nya ke Irene Handono
lho… rupanye Punya 15,000 teman di facebook ? pantesan lah rupanya sibuk cari teman di facebook dan sibuk ngritik pak SBY aje kerjaannye pak ketua ini . Kapan ngurus ormas yg anda ketuai … hufff..