Gara-Gara Kepergok Di Panti Pijat, Pembantu Presiden Korsel Mengundurkan Diri
Lee Myung Bak
Walah… gara-gara kepergok sedang berada di panti pijat esek-esek, dua orang pembantu Presiden Korea Selatan mengundurkan diri kemarin.
Sebuah perilaku dari pejabat Korea Selatan yang patut dijadikan contoh oleh para pejabat Indonesia…maksudnya bukan kepanti pijat esek-esek, tetapi perilaku gentle untuk siap mengundurkan diri bila ketahuan bersalah.
Jang dan Kim mundur karena kepergok oleh polisi rahasia Korea Selatan sedang melakukan “study banding” (berkunjung maksudnya
) kesebuah panti pijat di ibu kota Seoul pada hari selasa malam lalu, tidak jelas apakah kedua pembantu Presiden Korsel Lee Myung Bak ini mendapat layanan plus plus atau tidak, namun yang pasti saat digerebek oleh polisi rahasia, mereka sedang mabuk-mabukan bersama seorang teman, pemilik panti pijat dan dua orang pelayan wanita.
Seperti dietahui bahwa memang Presiden Korsel Lee Myung Bak sering mewanti-wanti para stafnya dan para pejabat pemerintah lainya agar tidak mabuk-mabukan serta menjaga martabat Cheong Wa Dae alias Rumah Biru ( Istana Presiden Korea Selatan).
Panti pijat esek-esek tersebut memang sudah lama dicurigai sebagai panti pijat plus plus, dan ternyata Korea Selatan juga tidak mengijinkan dan mengesahkan adanya pelacuran.
Weleh…Memang Patut Dicontoh
Bukan Study Banding Lho…!!!
Ada Ada saja

Makanya kalau ke panti pijat jangan sampai ketahuan dong seperti pejabat Indonesia
Oh iya itu namanya legowo wong berbbuat salah ya ngaku salah, masalah mengundurkan diri itu urusan lain. Yang jelas ada sanksinya dan mungkin ada hukuman lain yang dirasa lebih tepat dan lebih adil.